Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul: 9 Gejala Yang Harus Diketahui Ibu Hamil

Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul: 9 Gejala Yang Harus Diketahui Ibu Hamil

Gejala kehamilan yang paling umum adalah korset panggul. Ibu hamil seringkali mengalami rasa sakit dan tidak nyaman sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, meski tidak membahayakan janin.

Apa Itu Nyeri Panggul?

Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul

Daerah panggul, posisi akhir tulang belakang lumbal, di atas tulang paha. Panggul terletak saling terkait antara tulang pinggul dan paha, menopang seluruh bagian tubuh saat berdiri atau duduk.

Nyeri panggul adalah nyeri pada bagian terbawah perut dan panggul. Nyeri panggul terkadang bisa menyebar ke tempat lain seperti punggung bawah, bokong, atau paha. Rasa sakitnya bisa tumpul atau intens, terus menerus atau terputus-putus, bisa tiba-tiba, kuat dan singkat, atau hanya terjadi satu kali, seperti saat buang air kecil atau berhubungan seks.

Penyebab Nyeri Panggul Saat Hamil:

Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul

Selama kehamilan, hormon Relaksin diproduksi, menyebabkan ligamen panggul melunak dan rileks. Hal ini membuat persendian pada panggul menjadi tidak stabil dan tidak rata.

Selain itu, seiring berkembangnya janin di dalam rahim, postur berdiri pun berubah sehingga tekanan pada panggul meningkat sehingga menyebabkan nyeri panggul selama kehamilan.

Penyebab Lainnya:

  • Pertambahan berat badan selama kehamilan meningkatkan beban pada persendian sehingga menyebabkan kondisi panggul.
  • Memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi, kelebihan berat badan/obesitas sebelum hamil.
  • Nyeri panggul bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin D dan kalsium pada ibu hamil. Jika ibu tidak memiliki cukup kalsium untuk memenuhi kebutuhan janin, maka tubuh ibu akan mengambil kalsium dari tulang untuk mencukupi kebutuhan bayi.

Apa Gejala Nyeri Panggul Saat Hamil?

  • Bagian anterior panggul mengalami nyeri yang parah dan terkadang tak tertahankan.
  • Pada daerah pinggul, punggung, dasar panggul dan bagian belakang kaki terdapat rasa pegal, nyeri dan perih.
  • Gaya berjalan terhuyung-huyung.
    nyeri lutut yang bisa menjalar ke kaki dan pergelangan kaki. Ini akibat ketidaksejajaran panggul di bagian atas.
  • Ketika saya mengangkat satu kaki, berdiri dengan satu kaki, menaiki tangga, bangun dari tempat tidur atau memutar badan, saya merasakan sakit yang menusuk.
  • Beberapa wanita menderita inkontinensia urin.
  • Rasa sakitnya semakin parah saat tidur telentang di malam hari. Meningkatkan rasa sakit saat membalikkan badan dan bangun dari tempat tidur.
  • Pada area tulang kemaluan, ibu hamil dapat merasakan bunyi klik pada area tulang kemaluan.
  • Kesulitan berjalan, apalagi setelah berdiam di satu tempat selama beberapa waktu.

Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul

  • Pertambahan berat badan yang berlebihan selama menstruasi.
  • Hamil dengan janin kembar atau besar. Bukti bahwa infeksi saluran kemih saat hamil dapat menyebabkan penambahan berat badan yang signifikan bagi ibu dan bayi.
  • Rasio massa tubuh (BMI) terlalu tinggi.
  • Kelelahan, postur tubuh yang buruk, dan cedera lama. Meningkatkan risiko terjadinya nyeri panggul.
  • Posisi dan posisi janin dapat berkontribusi terhadap masalah ini.
  • Jaringan ikat pada setiap wanita mempengaruhi kekuatan panggul.
  • Cedera dan patah tulang panggul sebelumnya.

Cara Mengobati Sakit Panggul:

Pengobatan terutama ditujukan untuk membatasi pergerakan yang dapat memperburuk kondisi. Menghindari segala aktivitas yang mempengaruhi panggul memang terlalu sulit, apalagi jika ibu hamil juga harus mengurus bayi lainnya.

Atur ulang kamar tidur dan area kerja Anda dan mintalah seseorang untuk membantu Anda menangani tugas-tugas berat. Terapis fisik dan ahli terapi fisik dapat memberi Anda nasihat tentang cara mengubah lingkungan kerja dan istirahat Anda.

Saat didiagnosis menderita nyeri panggul, ibu hamil tersebut menunjukkan tanda-tanda berjalan dengan kaki terbuka lebar, seperti saat duduk di atas kuda atau mengendarai sepeda. Kakinya selalu ingin terpisah. Ibu hamil sebaiknya menstabilkan panggul sebelum bergerak dan menjaga kedua lutut tetap berdekatan agar panggul tidak saling bergesekan sehingga menimbulkan rasa sakit.

Cara Mengurangi Nyeri Panggul:

Ibu Hamil Mengalami Sakit Panggul

  • Lakukan latihan otot panggul: Perlu diperhatikan bahwa bersepeda tidak dianjurkan karena dapat memperburuk kondisi ibu.
  • Gunakan sabuk penyangga panggul tetap atau tidak tetap: Sabuk ini akan membantu ibu hamil memperbaiki panggulnya pada posisi yang benar. Jika ibu hamil sering mengalami nyeri saat tidur, bisa memakai tali pengikat ini saat tidur.
  • Tidur miring atau dengan posisi yang paling tidak menimbulkan rasa sakit saat tidur: Untuk menciptakan rasa nyaman saat berbaring atau duduk di rumah, di mobil atau dimanapun, ibu dapat menggunakan bantal tambahan. Saat berganti posisi, sebaiknya ibu tetap menggerakkan lututnya bersamaan.
  • Rentangkan lutut Anda: Rapatkan lutut Anda saat bergerak alih-alih melebarkannya. Ibu sebaiknya berhati-hati saat mengganti kaki depan dan belakang, bukan kedua kaki sekaligus saat keluar masuk mobil, tangga, atau melakukan aktivitas apa pun yang memerlukan perpindahan kaki depan dan belakang.
  • Sering berganti posisi: Hindari berdiam diri selama lebih dari 30 menit setiap kali.
  • Hindari aktivitas berlebihan: Aktivitas yang memerlukan gerakan terus menerus, kuat, atau satu kaki tidak disarankan, ingat.
  • Hindari menyilangkan kaki, bahkan saat Anda sedang duduk di lantai atau melakukan pose yoga.
  • Pijat, akupunktur, dan osteopati: Anda dapat bertanya kepada dokter Anda tentang terapi relaksasi yang lebih baik. Selain itu, ibu juga dapat melakukannya di rumah dengan menempelkan kompres es pada otot lunak untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri dalam 5-10 menit.
  • Berdiri tegak: Ibu sebaiknya fokus pada peningkatan keseimbangan, meletakkan beban secara merata pada kedua kaki.
  • Lakukan tugas dalam posisi duduk: berpakaian, menyetrika, dll.
  • Jangan memakai sepatu hak yang lebih tinggi dari 5cm: Untuk mengurangi ketegangan otot bagian bawah, hindari memakai sepatu yang lebih tinggi dari 5cm.
  • Jangan berbaring tengkurap saat melakukan aktivitas seksual: Meski ibu hamil merasa tidak nyaman dengan nyeri panggul, namun ibu bisa mencoba berbaring miring untuk mengurangi tekanan pada tubuh bagian bawah.
  • Obat pereda nyeri: Karena penggunaan obat-obatan selama kehamilan merupakan masalah yang berbahaya, sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter spesialis.
  • Bicaralah dengan departemen sumber daya manusia: Ibu hamil dapat memberikan sedikit “saran” kepada departemen sumber daya manusia di tempat kerjanya untuk memastikan kondisi kerja yang sesuai untuk mereka.
  • Duduk terlalu lama di kursi yang tidak sesuai dapat menyebabkan nyeri panggul yang sangat berbahaya bagi ibu hamil.

Menyimpulkan:

Nyeri panggul saat hamil menyebabkan kelelahan dan mengganggu aktivitas ibu sehari-hari, namun area panggul dapat diobati untuk membantu ibu menjalani kehamilan yang lebih sehat dan bahagia. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya mengobatinya sejak dini agar hasilnya lebih baik.

Situs web: https://wiliid.com/

Halaman penggemar: https://www.facebook.com/wilimedia.en

Surat: Admin@wilimedia.com